Monday, May 26, 2025

DEVOTION “The Pilgrim’s Progress” 

Day 2 

 

Nasihat supaya bertekun dalam iman 

12:1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. 

12:2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. 

 

Poin yang dapat dipelajari dari Ibrani 12:1-2 sebelum memahami penggambaran kehidupan Kristen dalam buku The Pligrim’s progress adalah: (lihat kepada penjelasan hari sebelumnya, poin ini hanya dirivew saya untuk masuk ke pembahasan selanjutnya dari buku John Buyan) 


Hari ini kita melanjutkan devosi kita tentang 7 bab berikutnya yakni: Si sederhana-Si pemalas-Si Sombong, Formalis dan Munafik, Bukit Kesulitan, Timorous dan Mistrust, Istina Indah, Apollyon-Si Iblis busuk, dan Lembah bayang-bayang Maut Kiranya melalui devosi yang singkat menolong kita memberikan gambaran-gambaran sederhana mengenai apa yang dimakasudkan Alkitab tentang ziarah atau perlombaan iman dari seorang Kristen sejati. 

  • Orang Kristen sejati harus waspada terhadap serangan iblis yang membuat mereka merasa tidak masalah dengan kesederhaan, kemalasan dan kesombongan, Amsal 1:28-32 (Bab 8). 

  1. Simple: menggambarkan orang kristen yang tidak mempelajari dan menerapkan Firman Tuhan. Ian tidak lagi meluangkan waktu untuk membaca Alkitabnya dengan penuh doa dan mempelajari siapa dirinya sebenarnya dan siapa Tuhan sebenarnya. Ia hanya ingin mengasihi Yesus dengan kata-kata. 

  1. Kemalasan: menggambarkan orang kristen yang tidak menggap panggilan dan telentanya harus dikerjakan selagi masih ada waktu. Bahkan tidak merasa bahwa malas adalah dosa 

  1. Kesombongan: menggambarkan orang kristen yang menganggap remeh kasih karunia Allah sering kali menjadi orang yang paling tersinggung ketika nasihat ilahi datang kepada mereka 

  1. Tiga jenis kekristenan ini perna dalam perjalanan Ziarah bahkan perna merasa kelegaan salib namun telah menyimpang. Bunyan menggambarkan tempat peristirahatan orang-orang ini "di bagian bawah" jauh dari jalan Ziarah. Artinya mereka telah keluar dari kerinduan akan salib. Mereka telah menjauhkan diri dari Tuhan dan Firman-Nya sampai pada tidak lagi menyadari bahaya yang sedang mengintai. 

  1. Jika kita melihat hidup kristen kita, jenis manakah yang menggambarkan kita? 


  • Orang Kristen sejati harus waspada terhadap serangan iblis yang membuat mereka merasa tidak bermasalah dengan Formalitas dan Kemunafikan diri, Matius 15:7-9 (Bab 9). 
  1. Formalis adalah orang yang bersandar pada bentuk-bentuk agama yang lahiriah. Ia puas untuk percaya bahwa jika ia melakukan hal spiritual dan mengatakan hal yang benar, maka Tuhan akan puas dengan usahanya. Sedangkan Sang Munafik yang berpakaian Kristen menggambarkan jenis orang-orang kristen yang hanya membuat orang lain terkesan tapi hatinya penuh dengan kejahatan. 

  1. Orang-orang ini tidak datang melalui gerbang atau meluangkan waktu di Rumah Sang Penerjemah. Mereka tidak diperlambat oleh beban atau rintangan karena mereka tidak menyukai salib. Meraka hanya puas dilihat kristen. Di gereja pada Hari Tuhan, mereka adalah seorang Kristen di antara orang-orang Kristen lainnya tetapi di tempat kerja dan kehidupan sehari-hari mereka tidak hidup berbeda dari orang yang tidak percaya. 

  1. Jika kita melihat hidup kristen kita, jenis manakah yang menggambarkan kita? 

  • Orang Kristen sejati tidak menjahuhi penderitaan namun mendaki bukit penderitaan dengan janji-janji dari Firman Allah, Yesaya 49:10 (Bab 10). 
  1. kaum Formalis dan Kemunafikan datang ke bukit, mereka langsung dikejutkan oleh betapa tinggi dan curamnya bukit itu. Mereka cepat putus asa, gagal melihat kebaikan Tuhan, mereka menyimpang dari doktrin yang benar ke dalam pendapat yang merusak, dan mulai mencari alternatif. 

  1. Namun orang Kristen sejati, hanya dengan mengingat janji Tuhan dalam firman-Nya,  mereka tidak berhasil dibujuk untuk mempertanyakan  kebaikan Tuhan, pikirannya tidak dikaburkan dan digelapkan sehingga imannya tetap melihat jauh ke depan 

  1. orang kristen sejati percaya bahwa mereka tidak dibiarkan haus dan lapar sekalipun mereka berjalan di atas padang guru. 

  1. Apakah kita adalah jenis orang kristen yang bermegah dalam penderitaan yang kita alami karena Kristus? Atau kita adalah orang Kristen yang tidak perna menderita karena Kristus? 


  • Orang Kristen sejati tidak takut pada tekanan sosial seperti Timorous dan Mistrus demi membangun gereja Kristen yang sejati, Matius 5:10-11 (Bab 11). 
  1. Timorous (si Kristen pemalu atau takut) dan Mistrust (si Kristen ragu-ragu atau waspada) mewakili mereka yang memulai perjalanan menuju Kota Surgawi, tetapi berbalik karena takut pada manusia, tunduk pada tekanan sosial dan politik pada saat itu sehingga mereka berbalik dari arah rumah Indah yang melambangkan gereja yang sejati 

  1. Kitab Suci memang memperingatkan kita tentang kenyataan penderitaan dan penganiayaan demi Injil yang sejati. Namun mari kita lihat, banyak gereja masa kini berbelok dari ajaran Kristen sejati hanya untuk bisa tunduk pada tekanan soasial seperti penerimaan LGBT. Orang-orang kristen tunduk dan berkompromi dengan prinsip dunia karena tidak ingin kehilangan reputasi dan pekerjaan mereka. 

  1. Dalam hal apa saja, kita biasanya kita membelok dari kebenaran hanya supaya kita aman dan diterima? 


  • Orang Kristen Sejati tinggal dalam gereja sejati sebagai tempat perhentiannya sebentar ketika berziarah di dunia ini, (Efesus 2:19-22) (Bab 12). 
  1. Istana Indah melambangkan gereja sejati, yang dibangun di atas Injil Yesus Kristus. Lord of the Hill melambangkan Kristus sebagi pemilik atau pembangun gereja. Penjaga Istana, yang bernama Watchful, mewakili seorang pendeta yang mengawasi dan peduli terhadap jiwa para peziarah. Discretion, Prudence, Piety, dan Charity melambangkan perhatian yang diberikan gereja untuk menerima dan menyambut para anggotanya. 

  1. Discretionadalah kemampuan untuk mengenali apa yang benar dan membedakannya (Amsal 2:11). 

  1. Piety mewakili ketaatan dan pengabdian pribadi kita kepada Tuhan 

  1. Prudence menggambarkan kehati-hatian kita untuk berjalan dalam hikmat dan kebenaran Firman Tuhan.  

  1. Charity melambangkan belas kasih dan cinta kita kepada sesama (1 Korintus 13:1) 

  1. Hal ini Buyan berikan bagi kita untuk mengerti bahwa orang percaya sejati harus betumbuh dan berdiam dalam satu gereja lokal yang sejati yang menolongnya bertumbuh dalam empat poin di atas. 

  1. Sudahkah kita bertumbuh dalam suatu gereja lokal yang sejati? 


  • Orang Kristen sejati harus dengan rendah hati mengakui dosa dan ketidakbisaan serta kebergantungan mereka kepada kasih karunia Allah, 1 Petrus 5:8-9 (Bab 13). 
  1. Apollyon melambangkan Iblis dan kekuatan spiritual jahat yang menentang Tuhan dan berusaha menghancurkan serta melemahkan pekerjaan Tuhan dan kemuliaan Tuhan (Wahyu 9:11). Ia datang untuk menyerang orang Kristen dan menjauhkan mereka dari Kristus. 

  2. Trik-trinya antara lain: Ia mencoba membuat dosa tampak menjanjikan, makmur, dan memikat. Ia  menjanjikan bahwa dosa jenis tertentu tidaklah benar-benar salah. Ia menunjuk kepada pencobaan dan kesulitan dalam mengikuti Kristus. Ia menunjuk pada kegagalan dan dosa Kristen sendiri --> mempengarui bahwa kita terlalu berdosa untuk ditebus Akhirnya ia menyerang motif Christian mengikuti Kristus --> menuduh bahwa kita sebenarnya tidak benar-benar mencintai Kristus. 

  3. Christian berdiri teguh: Ia memutuskan untuk maju dan tetap berada di Jalan. Ia menyadari bahwa mundur hanya membuatnya binasa. Christian mengakui dosanya dan bersandar pada belas kasihan Rajanya. Dia tidak meremehkan atau menyangkal dosanya bahkan dia juga mengakui kelimpahan belas kasihan Allah. Ia mengakui bahwa ia adalah pendosa besar, tetapi Kristus adalah Juruselamat yang lebih besar dengan kasih karunia dan belas kasihan yang berlimpah. 

  1. Kerendahan hati Kristian dalam mengakui keberodsaan dan ketidakbisaanya serta kebergantungannya kepada kasih karunia menolongnya menaklukan. Bagiaman dengan kita? 


  • Orang Kristen sejati mengingat kebaikan Tuhan pada masa lalu dan janji Tuhan akan masa depan ketika Ia sulit melihat langkah kaki Tuhan pada masa kini, Bilangan 13:32 (Bab 14). 
  1. Lembah Bayang-bayang Maut digambarkan sebagai empat yang sangat sunyi. Di sini kita merasa sendirian, terisolasi, dan bahkan terabaikan. Tidak seorang pun mungkin dapat memahami apa yang sedang kita alami. Tuhan sendiri tampaknya telah menyembunyikan wajah-Nya. Ini adalah padang gurun yang penuh bahaya, tempat di mana kita secara rohani haus, kering, terkuras, dan tidak puas. 

  1. Di dalam lembah ini musuh menjadi kurang jelas. Orang Kristen menghadapi keraguan, ketakutan, dan ketidakpastian mereka sendiri dan Tuhan (Bilangan 13:32) 

  1. Christian terus maju, didorong oleh pengingat akan imannya dan harapan akan Celestial City. Pada akhirnya, Christian keluar dari lembah tanpa cedera tetapi sangat dikuatkan dalam imannya. Bab ini menggambarkan tantangan rohani yang harus dihadapi oleh semua orang percaya, termasuk saat-saat ketakutan, keraguan, dan kesulitan, 

  1. Jalan kita terkadang gelap dan tidak pasti. Namun, kehendak dan tujuan Tuhan adalah agar kita berjalan di jalan seperti itu dan belajar lebih dalam untuk memercayai-Nya. Meskipun jalannya mungkin berkabut dan tidak jelas, kita harus terus maju menuju kemuliaan. Meskipun kita mungkin tidak dapat melihat di mana langkah kaki kita selanjutnya akan mendarat, Tuhan setia dan Dia akan menuntun kita pulang dengan selamat. 

  1. Apakah kamu berhasil mempercayai Tuhan dalam keadaan-keadaan sulit? 



  2. PERTANYAAN REFLEKSI: 

  3. Jika kita melihat hidup kristen kita, jenis manakah yang menggambarkan kita simple, malas, atau sombong, fomalis, atau munafik? Mengapa? 
  4. Dalam hal apa saja, kita biasanya kita membelok dari kebenaran hanya supaya kita aman dan diterima? 
  5. Mengapa kita perlu bertumbuh dalam sebuah gereja lokal yang sejati? 
  6. Apa yang perlu kita ingat ketika kita sulit melihat Tuhan bekerja dalam hidup kita. 

DEVOTION “The Pilgrim’s Progress” 

Day 2     Nasihat supaya bertekun dalam iman   12:1 Karena kita mempunyai banyak saksi , bagaikan awan yang mengelilingi kita , m...